Archive

Kunjungan

Sosial Media


@Asrar Aspia Manurung

@Asrar

Senin, 10 Maret 2014

Trik dan Taktik Mengajar

   
PECAHAN POTONG
    Bagaimana melakukannya?
Tiap siswa diberi sepotong informasi atau tanggung jawab  yang diperlukan oleh kelompok untuk menyelesaikan tugas bersama.
a)      Paling baik dilakukan dalam ,tetapi tidak mustahildalam tatanan kursi konvensional.
b)      Jelaskan tugas yang harus diselesaikan kelompok –masalah yang harus dipecahkan ,kode yang harus dibuka,urutan yang harus ditentukan ,kesimpulan yang harus dibuat,keputusan yang harus diambil,pecahan yang harus ditemukan, produk yang harus diciptakan .
c)      Jelaskan aturannya. Untuk “Pecahan potongan “yang biasanya talk-based seperti “pemecahan kode” atauMasyarakat Penemuan yang Gila” (bawah); atau “Berburu Pembunuh
·         Kamu tidak boleh menunjukkan atau secara fisik memberikan informasi Anda kepada siapapun juga . Kamu juga tidak boleh mengambil dari orang lain .
·         Kamu bertukar kontribusimu hanya dari mulut kemulut.
·         Hanya satu orang yang boleh menulis.
·         Kamu tidak boleh bergerak atau meninggalkan kursi,kecuali satu orang yang mungkin  diminta oleh kelompok untuk menulis caatatan dipapan /flipchart  .
·         Secara periodik guru akan memberikan waktu yang tersisa,dan  menengurmu jika aturan dilanggar. Selain ini ,kamu harus mengatur diri sendiri.Sesuaikan aturan menurut sifat aktivitas.Penting bahwa tiap siswa memengang erat informasi atau sumber atau tanggung jawab tertentu mereka disepanjang kegiatan.
d)     Umumkan deadline-nya ,yang menciptakan perasan tersedak ,dan biarkan mereka mulai.
e)      Peran guru. Aktivitas ini dirancang untuk melatih keterampilan pemecahan masalah dari kelompok.Maka penting untuk membolehkan kelompok untuk mengambil alih proses tersebut.Jika anda mundur,mengamati tetapi tidak ikut campur,dinamika sebenarnya dari kelas akan dapat terlihat: dominasai,minder,pendengaran kurang,meremehkan atau apa pun.Mungkin sulit untuk mengendalikan  ,tetapi ini adalah kegiatan belajarmelalui pengalaman dan akan ada hasilnya hanya jika keadaan sebenarnya dari kegiatan dapat disaksikan oleh semua.Turut campur hanya jika  gangguan fisik atau pelecehanemosi akan terjadi.Membahas apa yang telah terjadi setelah itu sama pentingnya dengan kegiatan ini sendiri.
Aplikasinya dalam matematika
·         Pemecahan kode
Contohnya , sebagai pendahuluan dari aljabar ,tertulis pesan berkode di papan tulis:
                                                   7 9 13 4 5 6 9
                            1 5 7 2 6 7 10 11  10 12 10 9 3
Siswa berkerja dalam kelompok berlima atau enam.Tiap kelompok diberi amplop yang diberisi tiga belas karu petunjuk . Kartu ini dibagikan secara merata mungkin.
            O x e =i                          n < 10
            3 x d = 12                       o + e = s
           y – o = r                          yd = u - r
           3d = 1                              2  x p = n + i
           O + y = e             3y + 2 = b
          Y2 = t                               2y = n
          3 x o = n
 Jelaskan :”Di papan tulis ada pesan ,yang dapat kamu pecahkan dalam kelompok dengan menggunakan semua petunjuk .Semuanya duduk ditempat (kecuali satu  orang yang mungkin ditunjuk  sebagai ‘penulis ‘ dan dapat menggunakan papan). Masing – masing memengang kartunya sendiri .Siswa berbagi petunjuk dan ide  dengan berbicara .O adalah huruf ,bukan angka. “  Kegiatan ini berlangsung sekitar lima belas menit.

Mengapa melakukannya?
·         Kegiatan ini sesuai dengan keinginan alami dari otak untuk memecahkan teka-teki, membuka misteri, menyelesaikan tantangan dan biasanya membuat arti sendiri.
·         Memperkuat kemampuan linguistik, logis dan interpersonal
·         Membagi potongan memberi tiap orang kontribusi potensial, jadi tidak ada yang tertingal- bermanfaat ketika anda ingin siswanya mempelejari seni partisipasi dan keikutsertaan. Kegiatan ini melatih siswa dalam kerja kelompok yang sebenarnya.

Variasi
·         Filmkan kegiatan ini dengan persetujuan kelompok. Tonton filmya dengan siswa, kemudian bahas peningkatan untuk perilaku dan teknik pemecahan masalah. Beberapa minggu kemudian lakukan kegiatan yang sama, filmkan lagi, tonton dan bahas sampai dimana pencapaian telah dicapai.

·         Buat variasi dalam besarnya kelompok. Bahkan cobalah dengan seluruh kelas duduk berkeliling dalam lingkaran.

0 komentar

Posting Komentar

Pak Asrar Aspia Manurung | Blog Pak Asrar Aspia Manurung | Asrar Aspia Manurung. Diberdayakan oleh Blogger.