Archive

Kunjungan

Sosial Media


@Asrar Aspia Manurung

@Asrar

Senin, 10 Maret 2014

Pembelajaran Matematika

Definisi pembelajaran pada hakikatnya adalah upaya untuk membelajaran siswa. Dalam upaya membelajaran murid/siswa dapat dirancang tidak hanya berinteraksi dengan guru sebagai satu-satunya sumber belajar, melainkan berinteraksi dengan semua sumber belajar yang mungkin untuk mencapai hasil pembelajaran.
              Matematika berasal dari bahasa latin Manthanein atau Mathema yang berarti belajar atau hal yang dipelajari, Matematika dalam bahasa Belanda disebut Wiskunde atau ilmu pasti yang kesemuanya berkaitan dengan penalaran. Ciri utama matematika adalah penalaran deduktif yaitu kebenaran suatu konsep atau pernyataan diperoleh sebagai akibat logis dari kebenaran sebelumnya sehingga kaitan antar konsep atau pernyataan dalam matematika bersifat konsisten. 
              Matematika berfungsi mengembangkan kemampuan berhitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan rumus Matemtika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari melalui materi pengukuran dan geometri, aljabar, dan trigonometri. Matematika yang berfungsi mengembangkan kemampuan mengkomunikasikan gagasan melalui model matemtika yang dapat berupa kalimat dan persamaan matematika, diagram grafik atau tabel.[1]
              Berdasarkan paparan diatas dapat kita simpulkan bahwa pembelajaran Matematika merupakan upaya membelajarkan murid/siswa agar siswa dapat mengembangkan cara berpikir matematika dan kemampuan berhitung, mengukur, menurunkan dan menggunakan rumus matematika yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Dijelaskan bahwa Tujuan pembelajaran matematika   adalah:[2]
  1.  Melatih cara berpikir dan bernalar dalam menarik kesimpulan
  2. Mengembangkan aktifitas kreatif yang melibatkan imajinatif, intuisi dan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinal, rasa ingin tahu membuat prediksi dan dugaan, serta mencoba-coba. 
  3. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah. 
  4. Mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan gagasan antara lain melalui pembelajaran lisan, catatan, grafik, peta, diagram dalam menjelaskan gagasan.
              Kecakapan atau kemahiran matematika yang diharapkan dapat tercapai dalam belajar matematika mulai dari SD dan MI sampai SMA dan MA, adalah sebagai berikut:
  1. Menunjukkan pemahaman konsep Matematika yang dipelajari, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah.
  2. Memiliki kemampuan mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, grafik, atau diagram untuk memperjelas keadaan atau masalah.
  3. Menggunakan penalaran pada pola, sifat atau melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan Matematika.  
  4. Menunjukkan Kemampuan strategi dalam membuat (merumuskan), menafsirkan  dan menyelesaikan model Matematika dalam pemecahan masalah.
  5. Memiliki sikap menghargai kegunaan Matematika dalam kehidupan (Depdiknas, 2008: 22-23).
              Selain dari kegiatan belajar, dalam proses pembelajaran terdapat pula kegiatan mengajar yang dilakukan oleh guru terhadap siswanya, hal ini sesuai dengan yang dinyatakan Ibrahim (2003:27) bahwa “Mengajar merupakan upaya yang dilakukan oleh guru agar siswa belajar”. Di dalam mengajar guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbuat dan berpikir aktif lebih banyak sehingga proses belajar mengajar yang berlangsung tidak terpusat pada guru tetapi terpusat kepada siswa.
Matematika Bahasan yang sangat menarik untuk diperbincangkan. Dalam mempelajarinya mencakup banyak aspek yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah dimensi, dalam hidup di dunia ini kita harus mengerti dimensi kita. Dimensi mencakup ruang, dimensi waktu, dimensi usia, dll. Kita harus menyadari dan mengimplementasikan di mana seharusnya kita bersikap sesuai dengan dimensi kita. Karena orang yang paling bodoh adalah orang yang tidak mengerti dimensinya. Jadi, pastikan kita mengetahui kapan, dimana dan dengan siapa kita berbicara karena itu mencakup dimensi kita. Dalam matematika juga mengenal dimensi, dimensi dalam matematika adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan matematika itu sendiri. Jadi kita harus mengenal dimensi kita terlebih dahulu sebelu belajar dan membelajarkan matematika. 
Kehidupan di dunia ini sungguh sangat beragam. Ketika kita membaginya, alur perjalanan dunia ini ada dua macam, melingkar dan lurus. Melingkar karena sadar atau tidak kita sadari kehidupan ini ada yang berulang, dari pagi-siang-malam, kembali ke pagi lagi, dan seterusnya. Lurus karena kehidupan yang kita lalui detik ini juga tidak akan kita bisa lalui kembali di waktu yang akan datang. Apabila digabungkan dua unsur kehidupan di dunia, lurus dan melengkung akan membentuk pola spiral yang dinamakan Hermeunitic of Life, yaitu jejak-jejak perjalanan kehidupan (bumi).


[1] Masitoh & Laksmi, Dewi. 2009. Strategi Pembelajaran. Jakarta
[2] Widodo, Ari, dkk. 2007. Bahan Belajar Mandiri

0 komentar

Posting Komentar

Pak Asrar Aspia Manurung | Blog Pak Asrar Aspia Manurung | Asrar Aspia Manurung. Diberdayakan oleh Blogger.