Archive

Kunjungan

Sosial Media


@Asrar Aspia Manurung

@Asrar

Selasa, 11 Maret 2014

Hakikat Ilmu Pengetahuan

Hakikat pengetahuan matematika akan sangat berhubungan dengan proses pembelajaran matematika. Immanuel Kant menerangkan tentang hakikat Ilmu pengetahuan yang terdiri dari beberapa aspek, antara lain :
Dalam suatu teori yang dikemukakan oleh Imanuel Kant, sifat dasar dari suatu pengetahuan (termasuk matematika) yaitu:[1]
1.      Representation (Gambaran)
Representasi didapatkan dari pengalaman-pengalaman yang sudah dialami sebelumnya yang terekam oleh otak sehingga seseorang akan mampu untuk menceritakan kembali apa yang pernah dilihatnya meskipun orang tersebut tidak melihat lagi secara langsung objek yang diceritakan.  Di tahap inilah dibangun apersepsi (kesiapan) sebelum menuju ke persepsi.
2.      Perception (Persepsi)
Persepsi adalah penginderaan yang dilanjutkan ke otak untuk diterjemahkan. Dalam melakukan persepsi, seseorang membutuhkan kesadaran penuh agar bisa menghasilkan persepsi yang baik. Ukuran dalam persepsi ditentukan dengan derajatnya, bisa pasif maupun juga aktif. Objek yang diamati dalam hal ini adalah objek yang dapat dilihat atau dirasakan dalam suatu pengalaman (fenomena) dan objek yang tidak terlihat (noumena).
3.      Knowledge (Pengetahuan)
Suatu pengetahuan didapat dari adanya kombinasi representasi (gambaran) dan persepsi (anggapan). Pengetahuan juga merupakan suatu hasil dari adanya suatu pengalaman dan pemikiran dan sensasi.
4.      Concept (Konsep)
Dalam hubungannya dengan pengetahuan, konsep merupakan suatu susunan atau rangkaian pemetaan dari pengetahuan itu sendiri, dalam hal ini konsep sangat penting dalam peranannya membangun suatu pengetahuan.
5.      Pure (Kemurnian), dan
6.      Judgement (Pengambilan keputusan)

              Matematika merupakan suatu ilmu pengetahuan yang berhubungan atau menelaah bentuk-bentuk atau struktur-struktur yang abstrak dan hubungan-hubungan di antara hal-hal dalam kehidupan. Untuk dapat memahami struktur-struktur serta hubungan-hubungan tentu saja diperlukan pemahaman tentang konsep-konsep yang terdapat di dalam matematika. Menurut James dalam kamus matematikanya menyatakan bahwa matematika adalah ilmu tentang logika mengenai, bentuk, susunan, besaran dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi dalam tiga bidang yaitu aljabar, analisis dan geometri
              Sedangkan menurut Soejadi, matematika adalah pengetahuan tentang struktu-struktur yang logis. Dengan demikian belajar matematika berarti belajar tentang konsep-konsep dan struktur-struktur yang terdapat dalam bahasan yang dipelajari serta mencari hubungan-hubungan antara konsep-konsep dan stuktur-struktur tersebut. Menurut Soejadi, pembelajaran matematika adalah kegiatan pendidikan yang menggunakan matematika sebagai kendaraan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
Salah satu hal dalam pendidikan yang perlu mendapat perhatian adalah terlaksananya pembelajaran yang baik antara guru dan siswa. Dalam pembelajaran guru berusaha semaksimal mungkin agar materi yang disampaikan dapat ditangkap dan dimengerti oleh siswa yang pada akhirnya siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang ditentukan.



[1] Sanjaya, Wina H. 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta

0 komentar

Posting Komentar

Pak Asrar Aspia Manurung | Blog Pak Asrar Aspia Manurung | Asrar Aspia Manurung. Diberdayakan oleh Blogger.