Archive

Kunjungan

Sosial Media


@Asrar Aspia Manurung

@Asrar

Jumat, 10 Januari 2014

Pemecahan Masalah Pendidikan

1  
Solusi Pemecahan Masalah Pendidikan di Indonesia
1.      Solusi Masalah Pemerataan Pendidikan
Banyak macam  pemecahan masalah yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah untuk  meningkatkan pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, langkah-langkah ditempuh melalui cara konvesional dan cara inovatif.
Cara konvesional antara lain:
Ø  Membangun gedung sekolah seperti SD inpres dan atau ruangan belajar.
Ø  Menggunakan gedung sekolah untuk double shift (sistem bergantian pagi dan sore).
Sehubungan dengan itu yang perlu digalakkan, utamanya untuk pendidikan dasar ialah membangkitkan kemauan belajar bagi masyarakat yang kurang mampu agar mau menyekolahkan anaknya.
Cara Inovatif antara lain:
Sistem pamong (pendidikan oleh masyarakat, orang tua, dan guru) atau inpact sistem, sistem tersebut dirintis di solo dan didiseminasikan ke beberapa provinsi.
a)      SD kecil pada daerah terpencil
b)      Sistem guru kunjung
c)      SMP terbuka
d)     Kejar paket A dan b
e)      Belajar jarak jauh, seperti di universitas terbuka.

2.      Solusi Masalah Mutu, Efisiensi dan Relevansi Pendidikan
Meskipun untuk tiap-tiap jenis dan jenjang pendidikan masing-masing memiliki kekhususan, namun pada dasarnya pemecahan masalah mutu pendiidkan bersasaran pada perbaikkan kualitas komponen pendidikan serta mobilitas komponen-komponen tersebut. Upaya tersebut pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pendidikan dan pengalaman belajar peserta didik, dan menghasilkan hasil pendidikan.
Upaya pemecahan masalah masalah mutu pendidikan dalam garis besarnya meliputi hal-hal yang bersifat sebagai fisik dan lunak, personalia, dan manajemen. Sebagai berikut:
a.       Seleksi yanglebih rasional terhadap masukan mentah, khususnya untuk SLTA dan PT.
b.      Pengembanagn kemanpuan tenaga kependidikan melalui studi lanjut.
c.       Penyempurnaaan kurikulum
d.      Pengembanagan prasarana yang menciptakan lingkungan yang tenteram untuk belajar
e.       Penyempurnaan sarana belajar seperti buku paket, media pembelajaran
f.       Peniungkatan adminisrasi manajemen khususnya yang mengenai anggaran
g.      Kegiatan pengendalian mutu.

0 komentar

Posting Komentar

Pak Asrar Aspia Manurung | Blog Pak Asrar Aspia Manurung | Asrar Aspia Manurung. Diberdayakan oleh Blogger.