Archive

Kunjungan

Sosial Media


@Asrar Aspia Manurung

@Asrar

Minggu, 01 April 2012

Memanfaatkan Waktu Dengan Cerdas

Dalam Alquran Allah telah menyatakan, demi waktu, demi masa, bahwa manusia akan merugi, kecuali bagi orang yang beriman dan beramal sholeh, saling nasehat-menasehati dalam kesabaran dan kebenaran. Makhluk ciptaan tuahan seperti Manusia di planet bumi diberikan waktu yang sama, 24 jam sehari semalam. Namun dalam waktu yang 24 jam tersebut ada yang mencapai puncak kejayaan seluas-luasnya, namun dalam waktu yang bersamaan, betapa banyak manusia yang hamper tidak bisa memanfaatkan waktu untuk sesuatu hal yang baik, padahal waktu yang diberikan Allah SWT kepada manusia adalah  sama 24 jam !.
Waktu yang 24 jam, ada yang merasa terlalu sedikit, namun ada pula yang tak mampu menghabiskan waktu tersebut dengan kegiatan yang produktif, waktu hilang percuma, tak memberikan apapun padanya. Lebih celaka lagi, waktu yang banyak itu hanya di isi dengan bergunjing ke sana ke mari, menghasut seseorang dengan orang lain, sambil tetap tersenyum, seakan tanpa dosa. Padahal waktu yang diberikan Tuhan 24 jam itu, bisa digunakan dengan berbagai macam kegiatan yang produktfi, tahan lama dan mungkin juga mengabadi. Seperti tulisan para tokoh, yang mewariskan pada dunia dengan ilmu yang ditulisnya atau diababadikannya berupa karya/ketrampilan yang bermanfaat bagi manusia lainnya.


Bagi orang yang kreatif, waktu benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, misalnya dengan membaca, mengarang, membuat ketrampilan, mengaji, mengkaji, menyusun buku dan berbuat sesuatu apapun demi kemaslahatan semua umat manusia. Itulah yang kata Nabi, manusia yang paling baik ! Nabi pernah bersabda : Manusia yang paling baik adalah manusia yang paling berguna atau yang paling bermanfaat bagi sesamanya, manusia seperti ini cerdas dalam memanfaatkan waktu, dia tak mau kehilangan waktu semenitpun untuk perbuatan sia-sia, dalam diamnyapun, manusia seperti ini memanfaatkan waktunya dengan berdzikir dan merenungkan ciptaanNya, jadi dalam kedaan diampun dia masih produktif, yaitu berdzikir.
Jangan menyesal, ketika waktu telah lewat. Waktu bergerak terus ke depan, sang waktu tak kenal kata mundur, sang waktu hanya bergerak ke depan, maju, maju dan maju terus, bila kau diam, maka waktu akan menggilasmu, waktu akan “membunuh”mu dengan pedangnya yang sangat tajam, pedang yang tak ada seorangpun dapat menangkisnya ! Siapa yang bisa membunuh sang waktu ? Siapa yang bisa melawan sang waktu ? Siapa yang bisa “mengerem” sang waktu agar tak berputar ? Tak seorang pun bisa ! Maka pergunakanlah waktumu dengan apapun yang bermanfaat, syukur-syukur bermanfaat bagi kehidupan di Dunia maupun di Akhirat ! Mari kita berlomba mengejar sang waktu, dengan karya kita sendiri, dengan, dengan menulis buku sendiri atau menciptakan apapun sendirian !

1 komentar

indra shinoda 15 September 2014 09.38

www.warwolf.co.id

Posting Komentar

Pak Asrar Aspia Manurung | Blog Pak Asrar Aspia Manurung | Asrar Aspia Manurung. Diberdayakan oleh Blogger.